Malam ini…
Berdiri aku di bawah langit malam..
Ku tatap hamparan langit yang begitu indah
Kupandangi ciptaan Tuhan itu dengan penuh ketakjuban
Dan…
Aku bertambah takjub!!!
Ketika kuperhatikan…
Ternyata tidak kudapati bulan dan bintang di sana
Tetapi yang kudapati hanyalah…
Bayangan wajahmu…
Parasmu yang elok mempesona
Senyummu tersungging malu…
Tatapan matamu begitu menggodaku…
Aku tak kuasa menatap pancaran sinar wajahmu
Aku tak mampu melukiskan senyummu itu..
Aku hanya bisa terpaku
Menikmati keindahan ciptaan Tuhan
Yang mewujud pada dirimu
Sayang…
Ternyata baru kusadari…
Di dunia ini
Di jagat raya ini
Ada yang lebih indah dari bulan
Ada yang lebih menakjubkan dari bintang-gemintang
Apakah kamu tahu?
Siapa dia gerangan?
Ya, itu adalah kamu!
Sekali lagi, itu adalah kamu!
Ciptaan Tuhan yang begitu menakjubkan
Yang baru pertama kali aku jumpai sepanjang hidupku
Hanya untaian syukur yang terucap
Pada Tuhan Yang Maha Pencipta
Tuhan Yang Maha Indah
Yang telah menciptakan keindahan-Nya
Dan dianugerahkan kepadaku
Kamulah ciptaan itu
Kamulah keindahan itu
Sayang…
Aku begitu bahagia dengan hadirmu dalam hidupku
Aku berjanji tuk menjagamu, sampai akhir hayatku
Welcome To My SIte....
Tempat aku mencurahkan asa dalam penggalan kata yang semoga saja bermakna...
About Me
- Mytha Pertiwi
- Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
- Terlahir 28 Mei 1990, ketika sinar matahari ada pada bintang Gemini.. Gemini orang yang gesiiitt... Wush wush kaia akuw...hehehhe Gemini punya aura pemikat yang kuat banget... Terbukti sama aku...hmmmmm.. Kadang aku gk bisa kontrol emosi... Memberikan kesan saat melakukan tugasnya bahwa dia mempunyai kepribadian ganda..
Mari Belajar Bersama
Kita diciptakan dengan segenap asa...
Patut kiranya, kita olah apa yang telah kita terima...
Rangkailah apa yang ada dan terlintas dalam anganmu...
Tuliskan apa yang kamu ingin tulis...
Tentang seluruh perasaan yang ada dalam hati dan pikiranmu...
Karena akan menjadi sebuah kepuasan tersendiri...
Kamis, 27 Januari 2011
Kau Dihatiku
Pertama kali melihat wajahmu
Senyummu terpancar laksana pelangi yang indah
Matamu seakan membiaskan
Sebuah cahaya dari dalam hatimu
Kau beri aku perhatianmu
Kau beri aku kasih sayang darimu
Kau belah jiwaku dalam ragaku ini
Seakan kau hanya yang ada dalam hatiku
Ijinkan aku mencintaimu
S’kali ini saja dalam hidupku
Ijinkan aku masuk ke hatimu
S’kali ini saja dalam ruang waktu
Dari kejauhan pun kurasakan ada detakan jantungmu
Mengalun, menyanyi indah dalam dada
Berharap sesuatu,
Sesuatu yang pasti tentang cinta
Cinta adalah anugrah yang terindah
Cinta adalah titipan dari sebagian rasa kasih sayang
Cinta adalah kekuatan
Kekuatan yang dapat menyatukan langit dan bumi
Senyummu terpancar laksana pelangi yang indah
Matamu seakan membiaskan
Sebuah cahaya dari dalam hatimu
Kau beri aku perhatianmu
Kau beri aku kasih sayang darimu
Kau belah jiwaku dalam ragaku ini
Seakan kau hanya yang ada dalam hatiku
Ijinkan aku mencintaimu
S’kali ini saja dalam hidupku
Ijinkan aku masuk ke hatimu
S’kali ini saja dalam ruang waktu
Dari kejauhan pun kurasakan ada detakan jantungmu
Mengalun, menyanyi indah dalam dada
Berharap sesuatu,
Sesuatu yang pasti tentang cinta
Cinta adalah anugrah yang terindah
Cinta adalah titipan dari sebagian rasa kasih sayang
Cinta adalah kekuatan
Kekuatan yang dapat menyatukan langit dan bumi
Menunggu Untuk Kembali Bersamamu
Kau adalah air mata, yang mengalir dalam hatiku yang sepi
Begitu murni, tulus dan suci membasahi mataku yang mulai layu
Kau adalah waktu, yang kuhabiskan untuk memimpikanmu
Begitu singkat namun sangatlah berarti
Kau adalah darah, yang mengalir dalam urat nadiku
Memberikan arti kehidupan yang aku jalani
Seandainya saja sang waktu memihak pada kita
Seandainya saja masa tak berpaling dari kita
Jika saja ruang tak menjauh dan menyekat raga kita
Pasti kita masih tetap bersama
Mengapa kau pergi sendiri?
Tanpa sebuah isyarat yang pasti
Tinggalkanku bersama seluruh cintamu
Mengapa tak kau ajak aku?
Karena aku masih ingin terus bersamamu
Melintasi tiap ruas jalanan ini
Aku kehilanganmu bersama seluruh nafasku
Aku kehilanganmu bersama segenap hatiku
Aku kehilanganmu bersama semua bahagiaku
Dan aku kehilanganmu disisa hidupku
Rasanya… aku tak lagi mampu bernafas
Sepertinya hatiku tak lagi bergetar
Aku ingin bersamamu
Meskipun di dunia yang berbeda
Meski harus ditempat yang tak seindah dunia
Asalkan aku tetap menjadi tulang rusukmu
Yakinkan aku bahwa…
Kau tetap akan selalu menghampiriku
Melalui rindu yang membalut jiwaku
Dan melalui waktu yang mengikat kenangan kita
Agar aku selalu tenang menatap kenanganmu
Dan selalu bahagia tanpa dirimu...
Begitu murni, tulus dan suci membasahi mataku yang mulai layu
Kau adalah waktu, yang kuhabiskan untuk memimpikanmu
Begitu singkat namun sangatlah berarti
Kau adalah darah, yang mengalir dalam urat nadiku
Memberikan arti kehidupan yang aku jalani
Seandainya saja sang waktu memihak pada kita
Seandainya saja masa tak berpaling dari kita
Jika saja ruang tak menjauh dan menyekat raga kita
Pasti kita masih tetap bersama
Mengapa kau pergi sendiri?
Tanpa sebuah isyarat yang pasti
Tinggalkanku bersama seluruh cintamu
Mengapa tak kau ajak aku?
Karena aku masih ingin terus bersamamu
Melintasi tiap ruas jalanan ini
Aku kehilanganmu bersama seluruh nafasku
Aku kehilanganmu bersama segenap hatiku
Aku kehilanganmu bersama semua bahagiaku
Dan aku kehilanganmu disisa hidupku
Rasanya… aku tak lagi mampu bernafas
Sepertinya hatiku tak lagi bergetar
Aku ingin bersamamu
Meskipun di dunia yang berbeda
Meski harus ditempat yang tak seindah dunia
Asalkan aku tetap menjadi tulang rusukmu
Yakinkan aku bahwa…
Kau tetap akan selalu menghampiriku
Melalui rindu yang membalut jiwaku
Dan melalui waktu yang mengikat kenangan kita
Agar aku selalu tenang menatap kenanganmu
Dan selalu bahagia tanpa dirimu...
Kehilangan Cinta
Setiap malam datang
Aku selalu merasa kehilangan
Dirimu yang selalu kukenang
Senyumanmu kini hanya tinggal angan
Cinta yang dulu kau berikan
Sekarang tinggal kenangan
Tapi…….lembut sentuhanmu tetap kurasakan
Langkah kakiku terasa hampa
Saat kau tak ada
Ku tak tahu harus kemana kulangkahkan kakiku
Keceriaan yang dulu ada
Kini berganti dengan kesedihan yang mendalam
Kasih…..masihkah kau mencintaiku???
Aku selalu merasa kehilangan
Dirimu yang selalu kukenang
Senyumanmu kini hanya tinggal angan
Cinta yang dulu kau berikan
Sekarang tinggal kenangan
Tapi…….lembut sentuhanmu tetap kurasakan
Langkah kakiku terasa hampa
Saat kau tak ada
Ku tak tahu harus kemana kulangkahkan kakiku
Keceriaan yang dulu ada
Kini berganti dengan kesedihan yang mendalam
Kasih…..masihkah kau mencintaiku???
Tentang Hatiku
Mencintainya tuk melupakanmu
Kita tak bisa terus begini
Menyesali kejadian yang sudah terjadi
Tak mungkin ku melupakan semuanya
Namun ku tak mampu kembali kesana seperti dulu
Aku sangat mencintaimu
Tak ingin ku melepaskan mu
Apa aku sanggup tuk berpisah darimu?
Rasanya sungguh tak mungkin
Kutak bisa mencintai orang lain
Karena aku tak sanggup melupakanmu
Kutak ingin menyakiti orang lain lebih dalam lagi
Tak ingin ku berpura-pura jatuh cinta pada orang lain
Yang ku ingin hanya engkau seorang
Tapi ku tak mau menatap yang sudah terjadi
Apa aku akan bertahan tanpamu
Tapi ku tetap tak bisa mencintai orang lain tuk melupakanmu
Kita tak bisa terus begini
Menyesali kejadian yang sudah terjadi
Tak mungkin ku melupakan semuanya
Namun ku tak mampu kembali kesana seperti dulu
Aku sangat mencintaimu
Tak ingin ku melepaskan mu
Apa aku sanggup tuk berpisah darimu?
Rasanya sungguh tak mungkin
Kutak bisa mencintai orang lain
Karena aku tak sanggup melupakanmu
Kutak ingin menyakiti orang lain lebih dalam lagi
Tak ingin ku berpura-pura jatuh cinta pada orang lain
Yang ku ingin hanya engkau seorang
Tapi ku tak mau menatap yang sudah terjadi
Apa aku akan bertahan tanpamu
Tapi ku tetap tak bisa mencintai orang lain tuk melupakanmu
Kembali Padaku
Untukmu yang entah ada di mana kini..
Dengarlah suara hatiku merintih
Memanggilmu.. menyebut namamu..
Berharap kau kembali padaku
Kehilanganmu yang ku cinta
Terlalu berat ku terima kenyataan ini
Aku tak sanggup lagi..
Ku ingin engkau kembali padaku
Meski harus ku lakukan
Pengorbanan terbesar dalam hidupku
Akan ku lakukan
Dengan satu keinginan.. kau kembali padaku
Telah pupus harapanku
Agar kau kembali padaku
Setengah jiwaku hancur
Hidupku pun kian pasrah
Saat ku tau kau belum juga kembali padaku..
Dan kering sudah air mataku
Menangisi kepergianmu, yang tak juga pulang
Tuhan..
Tunjukkan keajaiban-Mu
Ku mohon karunia-Mu
Hanyalah Engkau yang tau di mana dia
Sampaikan padanya rindu yang membara
Bawa dia kembali padaku
Harus bagaimana lagi?
Apa yang harus ku lakukan?
Ku ingin dia kembali..
Tak cukup beratkah pengorbananku
Haruskah ku cabut nyawaku sendiri
Untuk membawanya kembali padaku
Ku mencintaimu
Tak ingin kehilanganmu
Tak mampu hidup tanpamu
Kembalilah padaku dalam pelukku..
Dengarlah suara hatiku merintih
Memanggilmu.. menyebut namamu..
Berharap kau kembali padaku
Kehilanganmu yang ku cinta
Terlalu berat ku terima kenyataan ini
Aku tak sanggup lagi..
Ku ingin engkau kembali padaku
Meski harus ku lakukan
Pengorbanan terbesar dalam hidupku
Akan ku lakukan
Dengan satu keinginan.. kau kembali padaku
Telah pupus harapanku
Agar kau kembali padaku
Setengah jiwaku hancur
Hidupku pun kian pasrah
Saat ku tau kau belum juga kembali padaku..
Dan kering sudah air mataku
Menangisi kepergianmu, yang tak juga pulang
Tuhan..
Tunjukkan keajaiban-Mu
Ku mohon karunia-Mu
Hanyalah Engkau yang tau di mana dia
Sampaikan padanya rindu yang membara
Bawa dia kembali padaku
Harus bagaimana lagi?
Apa yang harus ku lakukan?
Ku ingin dia kembali..
Tak cukup beratkah pengorbananku
Haruskah ku cabut nyawaku sendiri
Untuk membawanya kembali padaku
Ku mencintaimu
Tak ingin kehilanganmu
Tak mampu hidup tanpamu
Kembalilah padaku dalam pelukku..
Langganan:
Postingan (Atom)