Padamu duhai kekasih..
Ku simpan rindu ini..
Yang datang bertandang..
Rindu waktu bersamamu..
Rindu raut wajah indahmu..
Rindu kala berlarian..
Di alunan mengejar ombak..
Kemana semua menghilang..
Aku pun tak tahu pasti..
Ku jejaki kembali kenangan itu..
Kucari dari semua penghilang keluhku..
Namun..
Akankah dia kembali..
Merawat luka ini..
Welcome To My SIte....
Tempat aku mencurahkan asa dalam penggalan kata yang semoga saja bermakna...
About Me
- Mytha Pertiwi
- Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia
- Terlahir 28 Mei 1990, ketika sinar matahari ada pada bintang Gemini.. Gemini orang yang gesiiitt... Wush wush kaia akuw...hehehhe Gemini punya aura pemikat yang kuat banget... Terbukti sama aku...hmmmmm.. Kadang aku gk bisa kontrol emosi... Memberikan kesan saat melakukan tugasnya bahwa dia mempunyai kepribadian ganda..
Mari Belajar Bersama
Kita diciptakan dengan segenap asa...
Patut kiranya, kita olah apa yang telah kita terima...
Rangkailah apa yang ada dan terlintas dalam anganmu...
Tuliskan apa yang kamu ingin tulis...
Tentang seluruh perasaan yang ada dalam hati dan pikiranmu...
Karena akan menjadi sebuah kepuasan tersendiri...
Sabtu, 14 Juli 2012
Selasa, 19 Juni 2012
Rasa Itu
Tuhan....
Aku inginkan dia menjadi kekasihku..
Tetapkan hatinya untuk memilihku..
Tuhan..
Mengapa baru kau sadarkan aku dari tidurnya rasaku pada dirinya..
Kini aku terbangun dan sepenuhnya sadar..
Namun aku tengah dalam toleh kanan kiri tak mengerti...
Apa yang harus aku lakukan??
Tuhan..
Bunuh saja aku..
Atau bunuh saja rasa cintaku padanya..
Biar salah satu dari raga atau jiwa ini musnah..
Aku tak mampu jika harus berdiam penuh tanda tanya dan tak ada bayangan tuk memberanikan kaki tuk melangkah..
Kini dan kini..
Aku seperti seorang bodoh..
Bermain dengan angan dan riuh berandai andai tanpa realita..
Aku hanya berunding dengan hatiku tanpa ada keberanian tuk ungkapkan..
Ungkapka rasa..
Rasa yg dulu sama sama kita miliki..
Namun jalan atas rasa itu hilang bersama sang waktu..
Jika aku bisa menuntut waktu..
Ingin ku putar paksa jarum masa untuk kembali pada lampau yg telah berlalu..
Dan aku akan merampok keberanian untukmu katakan apa yg ada dalam dada..
Dan aku akan mengikat hati ini untuk kemudian kau lepaskan..
" Dalam Diam, Aku Mencintaimu "
Aku inginkan dia menjadi kekasihku..
Tetapkan hatinya untuk memilihku..
Tuhan..
Mengapa baru kau sadarkan aku dari tidurnya rasaku pada dirinya..
Kini aku terbangun dan sepenuhnya sadar..
Namun aku tengah dalam toleh kanan kiri tak mengerti...
Apa yang harus aku lakukan??
Tuhan..
Bunuh saja aku..
Atau bunuh saja rasa cintaku padanya..
Biar salah satu dari raga atau jiwa ini musnah..
Aku tak mampu jika harus berdiam penuh tanda tanya dan tak ada bayangan tuk memberanikan kaki tuk melangkah..
Kini dan kini..
Aku seperti seorang bodoh..
Bermain dengan angan dan riuh berandai andai tanpa realita..
Aku hanya berunding dengan hatiku tanpa ada keberanian tuk ungkapkan..
Ungkapka rasa..
Rasa yg dulu sama sama kita miliki..
Namun jalan atas rasa itu hilang bersama sang waktu..
Jika aku bisa menuntut waktu..
Ingin ku putar paksa jarum masa untuk kembali pada lampau yg telah berlalu..
Dan aku akan merampok keberanian untukmu katakan apa yg ada dalam dada..
Dan aku akan mengikat hati ini untuk kemudian kau lepaskan..
" Dalam Diam, Aku Mencintaimu "
Lelakiku
Mungkin aku menjadi orang yang sangat bersyukur hari ini..
Lengkap hampir tanpa sedikit kurang..
Bukan seperti dia yang kurang dalam kurang..
***
Aku tidak pernah tahu seperti apa sosok seseorang ayah..
Hanya kasih sayang ibu yang sekejap waktu membelaiku..
Tak lama..
Hanya 5x12 bulan..
Itu pun tak cukup membuatku ingat jelas raut wajahnya..
Tak cukup menbuat aku mendapatkan penuh kasih sayang nya..
Lelakiku pergi meninggalkan ibu ketika aku belum menjajaki dunia..
Dia pergi tanpa tahu lucunya aku di waktu bayi..
Dia tak ada ketika aku ingin mengajaknya sekedar bermain bola..
" Ibu, ayah itu seperti apa??"
Setiap kali menjelang tidur, kulontarkan pertanyaan itu..
" Ibu, apakah ayah itu tampan seperti aku??"
Ibu tak pernah mau menjawab..
Yang dia lakukan hanya menepuk-nepuk punggungku..
" Sudah malam, tidur ya nak.."
Malam itu terakhir kali aku tidur bersama ibu..
" Ibu tidak akan pergi meninggalkan aku seperti Ayah meninggalkan Ibu kan??
Ibu, Ayah itu seperti apa??"
Pertanyaan berulang yang tak akan bosan kupertanyaakan..
Ibu tak bisa menolak tak menjawab..
Karena untuk waktu yang lama, Ibu akan meninggalkanku dan tak.pernah kembali..
Seperti itulah jalannya..
" Ayah itu seseorang yang hebat..
Dia pekerja keras..
Dan sayang pada ibu dan kamu nak..
Dia mirip denganmu..
Dia tampan sepertimu..
Itu yang membuat ibu jatuh cinta pada ayah.."
Takdir terjadi..
Yang membuatku menjadi sendiri..
Gundukan tanah kedua orang tuaku..
Ayah dan Ibu..
Basah oleh karena tangisku..
Ayah mengingkari janji pada Ibu dan Ibu mengingkari janji kepadaku..
Aku sayang Ayah dan Ibu..
Dan aku tahu mereka juga menyayangiku..
Tak pernah sedikit pun ragu..
Tapi Tuhan menyayangi orang tua ku lebih dari sayangku kepadanya..
Tuhan telah memberikan tempat terbaik kepada mereka yang kusayangi..
Disisi Tuhan..
Salam sayang dan cintaku kepada Tuhan..
Semoga tersampaikan pula pada kedua orang tuaku yang telah berada di surga..
Aku mencintaimu..
Tapi Tuhan lebih mencintaimu..
Lengkap hampir tanpa sedikit kurang..
Bukan seperti dia yang kurang dalam kurang..
***
Aku tidak pernah tahu seperti apa sosok seseorang ayah..
Hanya kasih sayang ibu yang sekejap waktu membelaiku..
Tak lama..
Hanya 5x12 bulan..
Itu pun tak cukup membuatku ingat jelas raut wajahnya..
Tak cukup menbuat aku mendapatkan penuh kasih sayang nya..
Lelakiku pergi meninggalkan ibu ketika aku belum menjajaki dunia..
Dia pergi tanpa tahu lucunya aku di waktu bayi..
Dia tak ada ketika aku ingin mengajaknya sekedar bermain bola..
" Ibu, ayah itu seperti apa??"
Setiap kali menjelang tidur, kulontarkan pertanyaan itu..
" Ibu, apakah ayah itu tampan seperti aku??"
Ibu tak pernah mau menjawab..
Yang dia lakukan hanya menepuk-nepuk punggungku..
" Sudah malam, tidur ya nak.."
Malam itu terakhir kali aku tidur bersama ibu..
" Ibu tidak akan pergi meninggalkan aku seperti Ayah meninggalkan Ibu kan??
Ibu, Ayah itu seperti apa??"
Pertanyaan berulang yang tak akan bosan kupertanyaakan..
Ibu tak bisa menolak tak menjawab..
Karena untuk waktu yang lama, Ibu akan meninggalkanku dan tak.pernah kembali..
Seperti itulah jalannya..
" Ayah itu seseorang yang hebat..
Dia pekerja keras..
Dan sayang pada ibu dan kamu nak..
Dia mirip denganmu..
Dia tampan sepertimu..
Itu yang membuat ibu jatuh cinta pada ayah.."
Takdir terjadi..
Yang membuatku menjadi sendiri..
Gundukan tanah kedua orang tuaku..
Ayah dan Ibu..
Basah oleh karena tangisku..
Ayah mengingkari janji pada Ibu dan Ibu mengingkari janji kepadaku..
Aku sayang Ayah dan Ibu..
Dan aku tahu mereka juga menyayangiku..
Tak pernah sedikit pun ragu..
Tapi Tuhan menyayangi orang tua ku lebih dari sayangku kepadanya..
Tuhan telah memberikan tempat terbaik kepada mereka yang kusayangi..
Disisi Tuhan..
Salam sayang dan cintaku kepada Tuhan..
Semoga tersampaikan pula pada kedua orang tuaku yang telah berada di surga..
Aku mencintaimu..
Tapi Tuhan lebih mencintaimu..
Penikmat Senja
Penikmat Senja..
Begitulah aku menyebutnya sebagai pengganti nama..
Dibawah hijau rindang..
Dipijak tanah berbukit..
Haritanulia kala itu..
Tak cukup sehari dua hari kutemui..
Setiap menjelang petang jika tak basah..
Duduk bersandar menghadap kiblat..
Kaki bersila kadang tertekuk..
Aku pemerhati..
Apa yang dia lakukan??
Hanya menatap emas kah??
Atau ada hal karena yang membuat dia tak bisa melewatkan pergi nya bola mega..
Masih dengan potret yang sama dengan hari berganti..
Aku gembala..
Kambing mengembik merajuk ke kandang...
Tunggu..
Aku ingin tahu..
Batang pohon pun ku ikat..
Tak tinggi tapi bagaimana dia bisa melewati setiap hari..
Dia tak sadar ada yang datang..
Buku tebal di pangkuan..
Aku pemerhati..
Dengan tulisan yang sama pada setiap halamannya..
" SENJA "
" Hai " sapaku yang membuat dia sedikit kaget..
Hanya suara burung yang terbang rendah menuju peraduan..
" Siapa namamu?? "
Dia pun berlari menuruni bukit..
Aku salah..
Dia takut..
Berikutnya sore datang lagi..
Pasti ada sosoknya..
Benar..
Aku lakukan seperti kemarin..
Tunggu..
Apakah dia juga penikmati jalan menuju bukit??
Indah..
Surga mata..
" Namaku Robby, aku punya beberapa kambing..
Rumahku ada di kaki bukit..
Siapa namamu?? "
" Prita "
Akhirnya suara keluar dari mulutnya..
Suara penikmat senja..
" Apa yang lakukan disini??" aku coba cari tahu..
" Menikmati senja " jawab singkat..
" Senja?? Apa maksudnya??"
" Aku suka senja..
Aku suka kilau emasnya..
Aku suka angin sepoi yang menjadi temannya..
Aku suka langit bermega..
Aku suka burung mengandang..
Aku suka rumput orange.." jawab penuh arti suka yang begitu dalam..
" Setiap hari ??"
" Iya..
Sudah cukup aku menikmati senja hari ini"
Begitulah aku menyebutnya sebagai pengganti nama..
Dibawah hijau rindang..
Dipijak tanah berbukit..
Haritanulia kala itu..
Tak cukup sehari dua hari kutemui..
Setiap menjelang petang jika tak basah..
Duduk bersandar menghadap kiblat..
Kaki bersila kadang tertekuk..
Aku pemerhati..
Apa yang dia lakukan??
Hanya menatap emas kah??
Atau ada hal karena yang membuat dia tak bisa melewatkan pergi nya bola mega..
Masih dengan potret yang sama dengan hari berganti..
Aku gembala..
Kambing mengembik merajuk ke kandang...
Tunggu..
Aku ingin tahu..
Batang pohon pun ku ikat..
Tak tinggi tapi bagaimana dia bisa melewati setiap hari..
Dia tak sadar ada yang datang..
Buku tebal di pangkuan..
Aku pemerhati..
Dengan tulisan yang sama pada setiap halamannya..
" SENJA "
" Hai " sapaku yang membuat dia sedikit kaget..
Hanya suara burung yang terbang rendah menuju peraduan..
" Siapa namamu?? "
Dia pun berlari menuruni bukit..
Aku salah..
Dia takut..
Berikutnya sore datang lagi..
Pasti ada sosoknya..
Benar..
Aku lakukan seperti kemarin..
Tunggu..
Apakah dia juga penikmati jalan menuju bukit??
Indah..
Surga mata..
" Namaku Robby, aku punya beberapa kambing..
Rumahku ada di kaki bukit..
Siapa namamu?? "
" Prita "
Akhirnya suara keluar dari mulutnya..
Suara penikmat senja..
" Apa yang lakukan disini??" aku coba cari tahu..
" Menikmati senja " jawab singkat..
" Senja?? Apa maksudnya??"
" Aku suka senja..
Aku suka kilau emasnya..
Aku suka angin sepoi yang menjadi temannya..
Aku suka langit bermega..
Aku suka burung mengandang..
Aku suka rumput orange.." jawab penuh arti suka yang begitu dalam..
" Setiap hari ??"
" Iya..
Sudah cukup aku menikmati senja hari ini"
Senja di Atap Rumah
Tangga kayu sebagian patah..
Menjadi tumpuan kaki mendaki..
Atap sebuah rumah..
Disitulah duduk seorang tertekuk lutut..
Menghadap kiblat..
Menatap langit..
Masih tinggi yang kunanti..
Beberapa waktu berlalu..
Mata besar mengamatiku..
Yang kutunggu..
Merah jingga emas berwarna..
Duduk bersila nenutup mata..
Namun indahnya masih nyata dan kian menjadi..
Seakan menembus hati yang semula petang menjadi benderang..
Dengan anggunnya menuju peraduan..
Jelas ku nikmati sendiri..
Tak hirau yang berlalu di jalan hitam..
Mereka diamati pula tapi tak merasa..
Senyumku mengembang ketika sang mata besar berpamit pulang ke peraduan..
Ijinkan malam mengganti warna langit menjadi hitam..
Menjadi tumpuan kaki mendaki..
Atap sebuah rumah..
Disitulah duduk seorang tertekuk lutut..
Menghadap kiblat..
Menatap langit..
Masih tinggi yang kunanti..
Beberapa waktu berlalu..
Mata besar mengamatiku..
Yang kutunggu..
Merah jingga emas berwarna..
Duduk bersila nenutup mata..
Namun indahnya masih nyata dan kian menjadi..
Seakan menembus hati yang semula petang menjadi benderang..
Dengan anggunnya menuju peraduan..
Jelas ku nikmati sendiri..
Tak hirau yang berlalu di jalan hitam..
Mereka diamati pula tapi tak merasa..
Senyumku mengembang ketika sang mata besar berpamit pulang ke peraduan..
Ijinkan malam mengganti warna langit menjadi hitam..
Arti Memberi
Aku berbicara pada benda mati yg kuberi nyawa..
Pada raga tertangkap kilat..
Yang tak bergerak...
Tiba tiba aku rindu..
Aku ingat masa lalu..
Gadis kecil berkepang merengek inginkan sebuah boneka..
" Ibu, aku ingin satu "
" Dirumah kan masih banyak sayang..
Kita beli es krim aja ya??"
Angguk dia menurut saja..
Dalam masih pandangan mata..
Gadis kecil lain tampak lusuh menengadahkan tangan..
Meminta minta membuat iba..
" Pak minta pak..saya belum makan pak!!"
Tak lama..
Tampak laki paruh baya merogoh saku mencari recehan..
" Ibu, kasian ya anak itu..
Apakah dia pernah ingin mempunyai boneka itu bu??
" Entahlah sayang, yang pasti ada yang jauh ingin dia miliki daripada boneka itu "
" Apa itu bu??"
" Kita kesana dan tanya langsung "
" Iya Ibu, tapi aku mau es krim dulu ya bu, aku mau dua "
" Iya,kita beli es krim dulu"
Beberapa langkah sampai di bawah pohon berdaun lebat..
Gadis kecil lusuh itu mencari teduh..
" Aku suka es krim, kamu suka es krim??" tangan kecil terulur dengan sebatang es krim beku..
Lama waktu untuk kemudian menerimanya..
Dahaga gadis lusuh itu segera sirna..
" Ibu, ternyata dia suka es krim " senyum kecil gadis berkepang kepada Ibunya..
" Kamu sudah makan nak??" tanya ibu kepada gadis lusuh yg sedang menikmati lelehan dingin..
Hanya dijawab dengan menggeleng..
" Ibu, boleh aku minta uang 5000??"
" Buat apa sayang??"
" Aku ingin berikan pada dia untuk membeli makanan "
Ibu memberikan yang diminta putrinya dengan senyum bangga..
Pada raga tertangkap kilat..
Yang tak bergerak...
Tiba tiba aku rindu..
Aku ingat masa lalu..
Gadis kecil berkepang merengek inginkan sebuah boneka..
" Ibu, aku ingin satu "
" Dirumah kan masih banyak sayang..
Kita beli es krim aja ya??"
Angguk dia menurut saja..
Dalam masih pandangan mata..
Gadis kecil lain tampak lusuh menengadahkan tangan..
Meminta minta membuat iba..
" Pak minta pak..saya belum makan pak!!"
Tak lama..
Tampak laki paruh baya merogoh saku mencari recehan..
" Ibu, kasian ya anak itu..
Apakah dia pernah ingin mempunyai boneka itu bu??
" Entahlah sayang, yang pasti ada yang jauh ingin dia miliki daripada boneka itu "
" Apa itu bu??"
" Kita kesana dan tanya langsung "
" Iya Ibu, tapi aku mau es krim dulu ya bu, aku mau dua "
" Iya,kita beli es krim dulu"
Beberapa langkah sampai di bawah pohon berdaun lebat..
Gadis kecil lusuh itu mencari teduh..
" Aku suka es krim, kamu suka es krim??" tangan kecil terulur dengan sebatang es krim beku..
Lama waktu untuk kemudian menerimanya..
Dahaga gadis lusuh itu segera sirna..
" Ibu, ternyata dia suka es krim " senyum kecil gadis berkepang kepada Ibunya..
" Kamu sudah makan nak??" tanya ibu kepada gadis lusuh yg sedang menikmati lelehan dingin..
Hanya dijawab dengan menggeleng..
" Ibu, boleh aku minta uang 5000??"
" Buat apa sayang??"
" Aku ingin berikan pada dia untuk membeli makanan "
Ibu memberikan yang diminta putrinya dengan senyum bangga..
Jumat, 03 Februari 2012
Wisata Segarnya Buah Belimbing dari Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro
Hmm..tiba di tempat tujuan langsung terhampar dengan luasnya lahan perkebunan buah belimbing yang mencapai 19,3 ha yang dimiliki oleh 8 orang, salah satunya Pak Suwoto yang merupakan generasi kedua dari orang yang pertama kali membudidayakan perkebunan buah belimbing. Adalah Pak Sunyoto yang pada tahun 1984 pertama kali menanam induk pohon belimbing di desa ini, berawal dari beliau yang pergi ke Desa Siwalan, beli buah belimbing, sampai akhirnya membibitkan dari biji yang dikeringkan dalam suhu kamar, menanam dan merawatnya selama 4 tahun kemudian sampai berhasil berbuah seperti sekarang ini.
Kedatangan kita disambut salam dan senyum dari Pak Suwoto yang menjadi salah satu pemilik perkebunan belimbing dan juga merupakan kasun atau kamituwo di dusun itu. Cerita punya cerita, beliau membeberkan awal mula dijadikannya sebuah perkebunan pada tahun 1992. luas sekitar 19,3 ha, memilki 34 pekerja. Di perkebunan itu terdapat kurang lebih 500 pohon dengan jarak antara satu pohon dengan pohon lain adalah 3 – 4 meter. Dan di antaranya jarak itu diselingi tanaman lombok juga.Untuk masa panen buah belimbing itu sendiri adalah 3 bulan atau tergantung permintaan pasar, sekali panen per pohon didapatkan 70 kg buah belimbing,berarti dalam setahun di dapati 3 kali panen, wah wah, tinggal mengalikan saja nie.
Ssst, panen raya nya masih bulan Maret lhoo..hehe. Nah untuk daerah pemasarannya masih di sekitar Bojonegoro , Tuban dan Semarang. Pernah juga di pasarkan di Puspa Agro Surabaya dengan harga per kilo nya Rp. 8.000 Kalau di pasar local, harga per kilo nya hanya Rp.5.000 saja,murah kan..1 kilo nya bisa berisi 3 buah untuk ukuran besar dan 4 buah untuk ukuran sedang. Soal rasa jangan ditanya, sudah pasti manis dan segar. Ternyata oh ternyata, musim pun bisa mempengaruhi rasa dari buah belimbing itu sendiri, misalnya di musim penghujan seperti sekarang ini, rasa nya masih tetap manis tapi kandungan airnya lebih banyak.Untuk mengatasi itu dibuatlah drainase supaya kadar air dalam tanah tidak berlebihan, yang kemudian airnya itu dialirkan ke Bengawan Solo ( Asik asik, nyanyi ah..Bengawan Solooooo..Riwayatmu itu..hehehehe ).
Dari awal sampai saat ini belum pernah ada pohon yang mati, namun ada yang namanya penjarangan pohon, ditebang supaya pohonnya dapat tumbuh maksimal dan pemangkasan daun serta ranting agar bisa berbuah lebat. Kita juga diajari oleh Pak Suwoto bagaimana cara melakukan okulasi yang ternyata sangat mudah, hanya dibutuhkan pisau kecil, gunting dan plastik. Kita cari dulu ranting yag akan ditempati, lalu di sayat dengan pisau kecil, kemudian cari ranting yang akan ditempelkan ( biasanya dari pohon induk ), sayat, ditempelkan, lalu di tali dengan plastic, potong bagian pucuk ranting, tutupi dengan plastic, dan dalam 1 minggu sudah akan bertunas.
Ditanam, dirawat, dan di panen. Kalau dalam urusan perawatan, hampir semua bersifat organic alias alami, tanpa bahan kimia dan pestisida apapun, jadi benar – benar sehat dan segar. Menggunakan kompos dari buah belimbing itu sendiri dan pupuk kandang yang didapat dari peternakan kambing milik sendiri mencapai32 kambing ( hehehe, ternyata Pak Suwoto juga seorang peternak kambing ).Menggunakan pupuk cair hasil olahan sendiri dari kulit pisang, yang dihaluskan, kemudian di fermentasi selama 4 hari.Untuk perbandingannya 1 gelas kulit pisang fermentasi tadi, 1 kuintal kotoran kambing dan 5 liter air, aduk aduk aduk, campur campur campur, taraaaaa..Pupuk cair ala Pak Suwoto siap digunakan,biasanya disiramkan menjelang berbunga. .
Ternyata pohon belimbing juga punya musuh berupa hama lalat buah, tapi Pak Suwoto tidak habis akal, ambil beberapa daun selasih, Furadan ( obat kimia untuk hama ) dan air secukupnya, masukkan ke dalam botol plastic, dilubangi dan digantung di ranting pohon, hasilnya para lalat itu pun mati, masuk di dalam botol tersebut. Katanya sich aroma campuran tadi seperti aroma sperma lalat jantan, si lalat betina pun terjebak, hehehe.. Selain pohon belimbing, disana juga ada 30 pohon jambu biji, pohon jati putih, lombok dan terong..Hasil pemasarannya bukan cuma buah belimbing segar, tapi ada juga sirup, dodol, selai, dan kripik belimbing. Tak lengkap rasanya bila pulang tak membawa oleh – oleh. Buah Belimbing, segar, manis,besar, alami tanpa pestisida, murah dan langsung petik dari pohonnya.
Satisfy Experince!!
Jumat, 27 Januari 2012
Sabtu, 07 Januari 2012
Menjelang Malam
Langit senja tetap
senantiasa manjakan raga berupa mata
Aroma khas sore
menjelang malam
Siluet burung yang
hendak pulang ke sarang
Suara jangkrikdan
kodok yang bersautan
Adzan menggema pun
telah diperdengarkan
Seorang perempuan
dengan anaknya tampak berbusana putih berjalan menuju suara yang menyeru
memanggil
Serta pula lelaki
memakai peci hitam dan baju coklat lengan panjang dengan renda di sekeliling
lengan baju
Lengkap dengan
sarung bermotif kotak –kotak berwarna senada dan gelaran sajadah di pundak
Dia bergegas
karena iqamah sudah terdengar
Mega mengelilingi
matahari yang malu bersembunyi di pucuk pohon
Nuansa sore yang
ada
Hitam, putih,
kuning emas, orange dan abu – abu
Minggu, 01 Januari 2012
Kampung Samin
SEJARAH
PERJUANGAN GERAKAN SAMIN SUROSENTIKO
![]() |
| Ki Samin Surosentiko |
RM
Adipati Brotodiningrat juga mempunyai sebutan “ Pangeran Kusumaningayu “ yang
artinya orang ningrat yang mendapat anugerah wahyu kerajaan untuk memimipin negara.
RM
Adipati Brotodiningrat mempunyai 2 anak, yaitu :
1. Raden Ronggowirjodiningrat
2. Raden Surowidjojo
Raden
Ronggowirjodiningrat meneruskan kekuasaan ayahnya, dia menjadi Bupati – Wedono
pada tahun 1826 – 1844 di wilayah Tulungagung.
Raden
Surowidjojo bukan seorang bendoro Raden Mas , tetapi cukup Raden Aryo yang
memiliki kemuliaan dan kewibawaan yang besar. Raden Surowidjojo memiliki nama
kecil yaitu “ Raden Surosentiko” atau “ Suratmoko” yang memakai julukan “
Samin” yang mempunyai arti “ Sami Sami Amin” atau dengan arti lain bila semua
setuju dianggap sah karena mendapatkan dukungan rakyat banyak.
Dalam
lingkungan kerajaan, Raden Surowidjojo di didik tentang ilmu yang berguna,
keprihatinan, ilmu kanuragan, tapa brata dengan maksud agar hidupnya selalu
mulia, tetapi dia lebih memilih pergi dari kabupaten hingga terjerumus dalam
kenakalan, bromocorah, merampok, mabuk, madat dan lain lain. Namun hasil
rampokan dari para orang kaya yang menjadi antek ( kaki tangan ) Belanda itu
tidak serta merta digunakan sendiri, melainkan untuk dibagi-bagikan kepada
orang yang miskin dan sebagian digunakan untuk mendirikan kelompok pemuda yang
pada tahun 1840 dinamakan “ Tiyang Sami Samin “. Nama kelompok iti diambil dari
julukan Raden Surowidjojo yaitu Samin.
Sejak
tahun 1840 itulah nama Samin dikenal luas oleh masyarakat, dikenal sebagai
kelompok brandalan dan perampok yang sebenarnya mempunyai niatan baik yaitu untuk
menolong orang miskin. Tiyang Sami Amin memberi pelajaran yang didapatkan dari
kerajaan kepada anak buahnya mengenai kanuragan, olah budi dan cara berperang
melalui tulisan huruf jawa yang kemudian menjadi sekar macapat dalam tembang
Pucung.
“ Golong manggung, ora srambah ora
suwung
Kiate nang glanggang, lelatu sedah
mijeni
Ora tanggung, yen lena kumerut pega
Naleng kadang, kadhi paran salang
sandhung
Tetege ming ingwang, jumeneng
kalawan rajas
Lamun ginggang sireku umajing probo
“
Yang
artinya adalah salah satu yang utuh, tidak dijarah dan tidak sepi, tetapi kuat
dalam perang seperti kobaran api yang mengundang datangnya badan, tidak tahu
apabila nantinya kejayaan akan hilang bersama asap. Hati tidak luntur seperti
apa kira – kira datangnya kesulitan meski begitu terus kepada aku juga larinya.
Oleh karena itu kamu dan aku tidak dapat berpisah, karena kamu dan aku akan
menjadi satu dalam kebenaran.
Raden
Surowidjojo melakukan penjarahan ke daerah yang lebih luas sampai tepi Bengawan
Solo tepatnya yaitu di daerah Kanor, Rajekwesi.
Pada
tahun 1859 lahirlah putra dari Raden Surowidjojo yang bernama Raden Kohar di
Desa Ploso Kabupaten Blora
Pada
saat itu Raden Surowidijojo hilang entah kemana sehingga ajaran sang ayah
diteruskan olehnya dengan memakai sebutan “ Samin Surosentiko” atau “ Samin
Anom ”. Samin Surosentiko melakukan pendekatan dengan masyarakat dengn
melakukan perkumpulan dibalai desa atau lapangan. Dan pada tanggal 7 Februari
1889 melakukan pidato sebagai berikut :
“ Cur temah
eling bilih siro kabeh horak sanes turun Pandowo lan huwis nyipati kabrakalan
krandah Mojopahit saking bakrade wadyo musu. Mulo sakuwit biyen kolo niro
Puntodewo titip tanah Jawa marang hing Sunan Kalijogo. Hiku maklumat tuwilo
kajantoko. “
Pidato
tersebut mengingatkan pada tiga perkara :
1. Orang Samin itu keturunan Satria
Pandawa, Prabu Puntodewo, satria tua yang bersedia menolong tanpa pamrih.
2. Di jaman Mojopahit keturunan tersebut
pernah dirusak orang Demak yang mabuk kemenangan.
3. Keturunan Pandawa di Mojopahit sudah
mengerti siapa yang benar dan siapa yang salah.
Tanggal
11 Juli 1901 di Lapangan Pangonan, Desa Kasiman, Ki Samin berbicara tentang
kejatmikaan dengan sifat menang, madep, mantep, yang dihubungkan dengan kekuatan
raga dan masalah pikiran, hati yang tenang, ririh, ruruh, tajam,seperti orang
topo broto. Ki Samin juga mengajarkan pada anak buahnya harus pasrah, sumeleh,
sabar, nerimo ing pandum seperti air telaga yang tak bersuara.
Andalan
Ki Samin adalah kitab Jamus Kalimosodo yang ditulis oleh Raden Surowidjojo yang
tak lain dan tak bukan adalah ayahnya. Kitab tersebut ditulis dengan bahasa
Jawa dalam bentuk prosa, puisi ganjaran, serat mocopat dan tembang tembang yang
sampai saat ini masih disimpan oleh sesepuh Masyarakat Samin yang berada di
daerah Tapelan ( Bojonegoro), Kropoduwur ( Blora ), Kutuk ( Kudus ), Gunung
Segara ( Brebes ), Kandangan ( Pati ), dan Tlaga Anyar ( Lamongan ).
40
hari sebelum tanggal 8 November 1907 Ki Samin Surosentiko menjadi Raja Tanah
Jawa, namun kemudian dia ditangkap pemerintah Belanda yang ada di daerah Randublatung. Ki Samin
Surosentiko diasingkan di Sawahlunto sampai akhirnya dia meninggal pada tahun
1914, namun dia menuliskan wasiat untuk warganya yang ada di Jawa yaitu “ Metrum
Duduk Wuloh “. Isi dari wasiat tersebut adalah sebuah negara bisa kuat bila
mempunyai peranan penting yang dapat menentukan peraturan dunia yang
membuktikan kebijaksanaan dan menghormmati kepercayaan para leluhur.
AJI PAMELING
Cerita
Ki Samin Surosentiko yang menjadi Raja Tanah Jawa memang telah usai sepeninggal
dirinya, tapi selama dalam hukuman dia mempunyai dua orang anak hasil
perkawinannya dengan Mbok Kemis, yaitu Karto Kemis dan Saniyah. Sampai akhirnya
Saniyah dinikahi oleh Suro Kidin.
Tahun
1939 Ki Suro Kidin ( menantu Ki Surosentiko ) bersemedi dan mendapat wangsit (
paweling / wisik ) yang kemudian disebut “ Aji Pameling” yang isinya supaya Ki
Suro Kidin mengubur Sendang Lanang atau Sendang Malaikat.
Setelah
dikubur yang ada hanya suara para lelembut yang berbunyi :
“ Jangan
khawatir, aku akan membantumu mengusir Belanda, tapi ada syaratnya. Aku akan
mencari Jago Trondol, dia juga akan menjajah, bahkan lebih keja. Oleh sebab itu
lekaslah pulang dan beri tahu anak cucumu supoyo “ Cawis uyah karo nandur
kapas” karena akan terjadi larang pangan lan susah sandang.
Ki
Suro Kidin mempunyai 8 orang anak kandung dan seorang anak angkat bernama
Kamidin atau Karto Kamidin yang kemudian diwarisi Aji Paweling. Surokarto
Kamidin menikah di Desa Jepang dengan Paniyah dan memiliki 4 orang anak yang
salah satunya adalah Mbah Hardjo .
MBAH HARDJO
![]() |
| Foto bersama Mbah Hardjo, petua di Kampung Samin |
1. Pangganda: ganda ( bau ), ada ganda yang
baik dan ada ganda yang buruk. Bila ganda baik mari kita lakukan dan bila ganda buruk mari kita tinggalkan
2. Pangrasa : rasa benar yang harus
dilakukan dan rasa buruk yang harus ditinggalkan.
3. Pangrungon : mendengar yang baik kita
lakukan dan mendengar yang buruk mari kita tinggalkan.
4. Pangawas : melihat yang baik dilakukan, melihat yang buruk kita
tinggalkan.
Dari
pedoman itu, Mbah Hardjo ingin menciptakan sesuatu yang dapat berguna bagi
masyarakat. Kemudian dia menggunakan keahliannya sebagai pande besi untuk
sebagai sarana gotong royong dengan memperbaiki alat pertanian yang rusak
seperti pacul, sabit dan lain lain.
Mbah
Hardjo bertempat tinggal di Dusun Jepang Desa Margomulyo. Walaupun Mbah Hardjo
buta huruf dan tidak berpendidikan, namun dia ingin menjadikan anak cucunya
menyeyam pendidikan. Pada saat itu belum ada sekolahan sehingga kegiatan
belajat dilakukan di rumah warga dan dengan bantuan tenaga guru sukarelawan.
Setelah
Orde Baru dengan majunya pemerintahan, Mbah Harjdo bermusyawarah untuk
mendirikan sekolah resmi yang kini dimilki oleh empat dusun yaitu : Jepang,
Kaligede, Tepus , Batang. Dan semangat gotong royong dapt terwujud untuk menuju
masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
ASAL DESA
JEPANG
Konon
adalah seorang laki laki yang bernama Ki Jepang. Dulu hanya sebuah hutan
belantara yang kemudian dibabat ( babat alas ) kemudian di tempati oleh 9 rumah.
Hingga saat ini sudah ada sekitar 200 kepala keluarga. Sarana dan prasarana
juga sudah ada seperti sekolahan, masjid, balaidesa dan aliran listrik.
Anggapan
kita mengenai orang Samin yang berbeda dengan kita pada umumnya ditepis oleh
Mbah Hardjo. Tapi dalam pola pikir mereka masih belum bisa mengolah atau
mengartikan kata kata. Misalnya ” Neng sawah nunggu emprit mangan pari “
seharusnya berarti “ nunggu neng sawah supoyo pari ne gak dipangan emprit “
tapi justru mereka “ nunggu emprit seng mangan pari neng sawah”.
Mereka
masih menganut apa yang diajarkan oleh sesepuhnya. Salah satu contohnya sepeda
yang diparkir di tepi jalan, tidak aka nada yang mencuri karena penduduk tidak
punya rasa memilki apa yang bukan menjadi hak kita. Tidak ada pencuri disana.
Pesan
Mbah Surokidin kepada cucunya adalah agar sabar, tidak mempunyai rasa ingin memiliki apa yang bukan menjadi
hak milik kita, tidak semena mena terhadap sesama manusia.
Dalam
hal utang piutang pun mereka punya pandangan berbeda, tidak ada system
berbunga. Misalnya hutang pada orang sebesar Rp. 100.000, - yang harus
dikembalikan adalah Rp. 100.000,-, bukan Rp. 110.000,- atau Rp.120.000,-.Jika
niatnya menolong harus ikhlas bukan “ Nulung Menthung “artinya menolong tapi
memukul. Orang yang berhutang itu berarti benar benar membutuhkan uang itu,
berbeda jika kita mengemis dan meminta.
Mbah Hardjo
akhirnya menikah dengan Sidah di Desa Jepang dan mempunyai 7 orang anak dan 12
cucu.
Sepenggal
Cerita ( Puisi )
Adalah ketika
aku menikmati hamparan hijau sudut selatan kotaku.
Dengan jalan
berliku dan menikuk tajam.
Jalan itu
terjal dan kadang berbatu.
Naik dan turun
seperti cerita pejalanan hidup manusia.
Cerita panjang
yang akan menjadi sejarah.
Tak sia perjuanganku ke sebuah desa.
Rumah pelataran
cukup luas dengan bunga di beberapa sudut.
Rumah kayu jati
design jaman dulu.
Lengkap dengan
pilar pilar besar yang menyangganya.
Kokoh dan
dingin sejuk yang pertama terasa ketika dipersilahkan masuk.
Senyum
menyambut dan mengulur tangan.
Raut lelaki
paruh baya yang belum tampak terlalu tua.
Memakai kaos
santai dan sarung biru bercorak garis khas Indonesia.
Pandangan ini
beredar ke sekeliling ruangan.
Tampak beberapa
foto terbingkai rapi.
Bukti bahwa
telah banyak pesohor negeri pernah berkunjung ke tempat ini.
Berjajar pula
foto Bupati Bojonegoro dari masa ke masa.
Lukisan diri
seorang lelaki dengan nama “ Surosentiko Samin “
Bersebelahan
dengan itu, lukisan berbingkai yang telah berumur puluhan tahun “ Surokarto
Kamidin “
Dan masih berjajar
rapi yang tak lain dan tak bukan adalah Mbah Hardjo Kardi
Perbincangan
itu berawal..
Tak terasa
menuju siang.
Aku pun
berpamit izin hendak ke mushola tepat di depan rumahnya.
Kotor, berdebu
dan tak terawat.
Warga Samin
beragama islam tapi belum sepenuhnya menjalankan ibadah sholat.
Hei..
Ada wanita yang
tengah memanggul jambang berisi air.
Berjalan tanpa
alas.
Ku dekati
tempat air itu berasal.
Sebuah sumur
yang dalam namun berair bening.
Kubasuh muka
dan rasa dingin segar yang merasuk ke lapisan kulitku.
Mushola itu
tepat berada di sisi kiri balai desa.
Ramai ibu ibu
tengah berbincang tentang arisan.
Dari ujung
jalan terlihat seorang kakek menggendong rumput.
Ku coba
menyapanya..
“ Saking pundi
mbah ?”
“ Niki neng,
saking sabin, ngarit “
“Gadah lembu mbah?”
“Nggeh, kaleh.
Monggo neng!!”
“ Nggeh monggo,
atos atos “
Dan dia pun
hilang dipersimpangan jalan.
Matahari telah
condong ke barat..
Ku kembali ke
rumah Mbah Hardjo seraya berpamitan.
Aku telah
mendapat ilmu dari cerita.
Mendapat
nasehat yang berguna.
Nuansa soreku
tak habis sampai disitu.
Panorama alam
pucuk pohon berbinar emas.
Inilah pojok
kotaku yang indah.
Senin, 26 Desember 2011
Terima Kasih Ibu
Jika kita lihat dengan mata hati..
Arti ibu jauh lebih luas dari samudera..
Ibu merupakan guru,panutan,pemberi kasih sayank dan perawat yg sabar..
Ibu seorang pendongeng yg hebat,ilmuan yg jenius dan seniman yg kreatif..
Ibu juga seorang koki, sopir pribadi,pelatih olahraga dan lawan bermain game yg handal..
Ibu tempat curhat,seorang bodyguard,bahkan kadang bs menjadi seorang ayah..
Sosok ibu yg penuh dgn kasih sayank,kuat,mandiri dan pemberani..
Penyabar,penyayang serta tabah..
Mulai dr kehamilan,melahirkan,menyusui,menggendong hingga tertidur dlm lelap..
Mengantar ke sekolah,les private,mempersiapkan perlengkapan ospek mulai kuliah,sampai kesibukan menjelang hari pernikahan..
Tugas ibu tiada akhir..
Ibu tidak pernah mengharap itu kembali..
Hanya imbalan berupa ciuman dr putra putri yg berterima kasih..
Senyum mengembang dr putra putri yg telah lulus kuliah..
Selamat Hari Ibu..
Arti ibu jauh lebih luas dari samudera..
Ibu merupakan guru,panutan,pemberi kasih sayank dan perawat yg sabar..
Ibu seorang pendongeng yg hebat,ilmuan yg jenius dan seniman yg kreatif..
Ibu juga seorang koki, sopir pribadi,pelatih olahraga dan lawan bermain game yg handal..
Ibu tempat curhat,seorang bodyguard,bahkan kadang bs menjadi seorang ayah..
Sosok ibu yg penuh dgn kasih sayank,kuat,mandiri dan pemberani..
Penyabar,penyayang serta tabah..
Mulai dr kehamilan,melahirkan,menyusui,menggendong hingga tertidur dlm lelap..
Mengantar ke sekolah,les private,mempersiapkan perlengkapan ospek mulai kuliah,sampai kesibukan menjelang hari pernikahan..
Tugas ibu tiada akhir..
Ibu tidak pernah mengharap itu kembali..
Hanya imbalan berupa ciuman dr putra putri yg berterima kasih..
Senyum mengembang dr putra putri yg telah lulus kuliah..
Selamat Hari Ibu..
Kamis, 24 November 2011
Guruku Pelita dalam Gelapku..
Alamat : Ds.Tapelan Kec.Kapas Kab.Bojonegoro
No HP : 085730670724
Teruntuk Guruku..
Pak Soekarjo..
Pelita dalam Gelapku..
Assamu’alaikum
Warohmatullalhi Wabarokatuh..
Dengan
hormat, dengan penuh rasa rindu akan masa lalu..
Mencoba untuk belajar layangkan rangkaian kata untuk
guruku Pak Soekarjo..
Guru kelas 5
di SDN Tapelan, Kapas, Bojonegoro 10 Tahun yang lalu..
Adalah engkau yang mengenalkan serpihan huruf,
melafalkannya satu per satu…
Mengsejajarkan menjadi sebuah kata, lantas kau
ajarkan aku mengejanya..
Dengan sabar, dengan sayang, dengan penuh
kesungguhan..
Salahku, tak perhatianku, dan niat tak sempurnaku..
Masih dengan sabar, sayang dan bersungguh sungguh..
Perlahan satu kata kini ku tahu, dua kata ku
mengerti..
Hingga kini rangkaian kata dapat ku susun..
Buah dari jerih payahmu, buah dari usahamu..
Kau berikan semua yang kau tahu…
Kau ajarkan apa yang kau mengerti..
Darimu untukku dan akan kembali ku persembahkan pula
untukmu…
Hanya satu dua patah kata yang kini ada..
TERIMA KASIH..
Bukan hanya sekedar kata saja..
Kau ajarkan pula aku melantunkannya dalam nada..
Menyanyikan lagu yang dulu masih asing ditelingaku..
Masih ku ingat dengan jelas lagu “ Lir ilir” dan
“Gundul Gundul Pacul”..
Kau menyanyikannya dengan nada yang lucu, membuat
aku dan temen teman tertawa terpingkal..
Tak lantas kau hanya bernyayi saja tanpa jelaskan
makna yang ada..
Kau ceritakan arti dibalik semua…
Tidak berhenti sampai disitu..
Pelajaran yang tak kalah penting yang pernah kudapat
darimu..
Berhitung…
Mengenal angka..
1 melambangkan tulus niat..
2 menggambarkan ikhlas memberi..
3 mengartikan sabar mengajar..
4..
5..
6..
7..
8..
9..
10 yang berarti sempurna..
Sesempurna engkau wahai guruku..
Sesempurna engkau sebagai pelita dalam gelapku..
Sesempurna engkau sebagai cahaya dalam malamku..
Ada dua cara menyebarkan cahaya..
Menjadi lilin atau kaca yang memantulkan cahaya..
Namun engkaulah keduanya..
Entah bagaimana kabarmu sekarang..
Tak pernah aku mendengarnya kembali…
Semoga kau sehat walafiat dalam lindungan Allah SWT..
Tak kurang satu aral apapun..
Amin Amin Ya Robbalalamin..…
Ingin kaki ini melangkah bertandang ke rumahmu..
Setelah 7 tahun silam terakhir aku melihat wajahmu
yang tak lagi muda..
Penuh dengan kerutan dimana mana..
Tampak lelah hadapi dunia..
Namun senyum itu masih ada..
Berkembang dan merekah..
Pak Karjo..
Terima Kasih untuk semuanya..
Dulu kau menyanyikan lagu kebahagiaan saat aku
mendapat Juara 3,hehehe..
Pewayangan, Gending Jowo,Dogeng si Kancil Nyolong
Timun..
Aku terpingkal setiap kali mengingatnya..
Mungkin hanya ini yang bisa aku lakukan yang tak mungkin
sepadan dengan apa yang kau beri..
Dengan harapan, bisa menang dalam lomba ini dan
bertemu dengan menbacakan ini untukmu!!!
Guruku..
Kaulah terang di gelapku..
Kaulah mentari di pagiku..
Kau embun di jiwaku..
Terima Kasih..
Terima Kasih..
Dan Terima Kasih..
Hanya ini yang dapat saya sampaikan, kurang dan
lebihnya mohon dimaafkan..
Wassalamu’alaikum
Warohmatullahi Wabarokatuh..
Salam Rindu dari
Muridmu
Ana Mita Pertiwi
Nama Guru : Bapak Soekarjo
Alamat : Perumnas Mojoranu Bojonegoro
Guru di SDN Tapelan 10 Tahun yang lalu ( mungkin sekarang sudah pensiun )
Sabtu, 05 Februari 2011
Lelaki Idaman
Lelaki idaman saya adalah...
Seorang lelaki yang beriman...
Yang hatinya disaluti rasa takqwa kepada Allah...
Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Islam...
Yang sentiasa haus dengan ilmu...
Yang sentiasa dahaga akan pahala...
Yang solatnya adalah maruah dirinya...
Yang tidak pernah takut untuk berkata benar...
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu...
Yang sentiasa bersama kumpulan orang-orang yang berjuang di jalan Allah...
Lelaki idaman saya adalah...
Lelaki yang menjaga tuturkatanya...
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya...
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya...
Yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang...
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang...
Lelaki idaman saya adalah...
Lelaki yang menghormati ibunya...
Yang sentiasa berbakti kepada kedua orang tua dan keluarga...
Yang akan mendidik isteri dan anak-anak mendalami Islam...
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan...
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat...
Lelaki idaman saya...
Sentiasa bersedia untuk menjadi imam...
Yang hidup dibawah naungan Al-Quran dan mencontohi sifat Rasulullah...
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara...
Yang menjaga matanya dari berbelanja...
Yang sujud penuh kesyukuran dengan rahmat Allah keatasnya...
Lelaki idaman saya...
Tidak pernah membazirkan masa...
Matanya kepenatan kerana penat membaca...
Suaranya lesu kerana penat mengaji dan berzikir...
Tidurnya lena dengan cahaya keimanan...
Bangunnya subuh penuh kecergasan...
Kerana sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan...
Lelaki idaman saya...
Sentiasa mengingati mati...
Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat...
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga...
Agar berputik tunas yang bakal menjadi baka yang baik...
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian...
Lelaki idaman saya adalah...
Lelaki yang tidak terpesona dengan buaian dunia...
Kerana dia mengimpikan syurga...
Di situlah rumah idamannya...
Dan dia ingin membawa saya bersama...
Dialah lelaki idaman saya...
Seorang lelaki yang beriman...
Yang hatinya disaluti rasa takqwa kepada Allah...
Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Islam...
Yang sentiasa haus dengan ilmu...
Yang sentiasa dahaga akan pahala...
Yang solatnya adalah maruah dirinya...
Yang tidak pernah takut untuk berkata benar...
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu...
Yang sentiasa bersama kumpulan orang-orang yang berjuang di jalan Allah...
Lelaki idaman saya adalah...
Lelaki yang menjaga tuturkatanya...
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya...
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya...
Yang sentiasa berbuat kebajikan kerana sifatnya yang penyayang...
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jembalang...
Lelaki idaman saya adalah...
Lelaki yang menghormati ibunya...
Yang sentiasa berbakti kepada kedua orang tua dan keluarga...
Yang akan mendidik isteri dan anak-anak mendalami Islam...
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan...
Kerana dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat...
Lelaki idaman saya...
Sentiasa bersedia untuk menjadi imam...
Yang hidup dibawah naungan Al-Quran dan mencontohi sifat Rasulullah...
Yang boleh diajak berbincang dan berbicara...
Yang menjaga matanya dari berbelanja...
Yang sujud penuh kesyukuran dengan rahmat Allah keatasnya...
Lelaki idaman saya...
Tidak pernah membazirkan masa...
Matanya kepenatan kerana penat membaca...
Suaranya lesu kerana penat mengaji dan berzikir...
Tidurnya lena dengan cahaya keimanan...
Bangunnya subuh penuh kecergasan...
Kerana sehari lagi usianya bertambah penuh kematangan...
Lelaki idaman saya...
Sentiasa mengingati mati...
Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat...
Yang mana buah kehidupan itu perlu dibaja dan dijaga...
Agar berputik tunas yang bakal menjadi baka yang baik...
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian...
Lelaki idaman saya adalah...
Lelaki yang tidak terpesona dengan buaian dunia...
Kerana dia mengimpikan syurga...
Di situlah rumah idamannya...
Dan dia ingin membawa saya bersama...
Dialah lelaki idaman saya...
Rabu, 02 Februari 2011
Pearls of Wisdom #6
Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahan ku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikan ku yang pendiam.
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi.
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu, kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata, “Aku cinta kamu.” Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku.
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.
Keyakinan merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh tak terjangkau oleh bukti
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahan ku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikan ku yang pendiam.
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi.
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu, kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata, “Aku cinta kamu.” Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku.
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.
Keyakinan merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh tak terjangkau oleh bukti
Pearls of Wisdom #5
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta.. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya.
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatau kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.
Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.
Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan.
Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa memperolehinya kembali?
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.
Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan… dari aku hidup menjemukan dan putus asa.
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.
Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.
Pearls of Wisdom #4
Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.
Jangan kaukira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati;
tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik kepahitan yang penuh misteri.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.
Jangan kaukira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati;
tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik kepahitan yang penuh misteri.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Pearls of Wisdom #3
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.” Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.NILAI BURUK
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.” Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.NILAI BURUK
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.
Pearls of Wisdom #2
Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan; berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.
Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.
Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.
Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.
Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.
Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.
Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.
Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan – seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta.
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri, dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.
Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.
Pearls of Wisdom #1
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.
Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.
Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.
Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.
Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.
Minggu, 30 Januari 2011
Tangan Cinta
Pernah kurasakan tangan-tangan cinta mengelusku
Dan membuaiku sampai ke puncak cita
Pernah pula kurasakan bunga-bunga indah
Menari-nari dalam kalbuku
Sambil mendendangkan lagu-lagu mimpi
Tapi..............
Pernah pula kurasakan
Jari-jari cinta itu mengoyak dan mengupas merahnya relungku
Membuatku lumpuh dan tersayat
Andai kutahu cinta ini akan menyakitikuku
Dan menghujamkanku sampai ke dasar mimpiku
Takkan pernah kubiarkan hati ini memerah
Takkan pernah kubiarkan hasratku menggapai
Andai aku mempunyai keteguhan
Akan kuikat tarian yang mengikat panggung hatiku ini
Akan kubunuh lagu-lagu mimpi yang meneriakkan anganku
Dan takkan kubiarkan rasa ini meretakkan gelas rapuh hatiku
Dan membuaiku sampai ke puncak cita
Pernah pula kurasakan bunga-bunga indah
Menari-nari dalam kalbuku
Sambil mendendangkan lagu-lagu mimpi
Tapi..............
Pernah pula kurasakan
Jari-jari cinta itu mengoyak dan mengupas merahnya relungku
Membuatku lumpuh dan tersayat
Andai kutahu cinta ini akan menyakitikuku
Dan menghujamkanku sampai ke dasar mimpiku
Takkan pernah kubiarkan hati ini memerah
Takkan pernah kubiarkan hasratku menggapai
Andai aku mempunyai keteguhan
Akan kuikat tarian yang mengikat panggung hatiku ini
Akan kubunuh lagu-lagu mimpi yang meneriakkan anganku
Dan takkan kubiarkan rasa ini meretakkan gelas rapuh hatiku
Langganan:
Postingan (Atom)


